Cara Membuat Toko Online (Bagian 2) - CMS untuk Toko Online

Senin, 23 Januari 2017 09:45:19 ,Oleh ,Dilihat : 1.538 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M

Sistem manajemen konten (Inggris: content management system, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web.Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen: 

  • Aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA). Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster.
  • Aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA). Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut.

Pada umumnya sebuah CMS memiliki 2 bagian kategori yaitu bagian Front-end dan Back-end. Bagian front end merupakan halaman yang akan ditampilkan kepada pengunjung, berisi produk serta kategori yang ditawarkan, alur keranjang belanja, metode pembayaran, registrasi akun, komplain dan sebagainya. Dibawah adalah contoh tampilan front end dari CMS Prestashop :


Bagian back-end/dashboard merupakan panel bagi administrator toko untuk melakukan konfigurasi toko seperti Nama toko, deskripsi, kategori dan item barang, metode pembayaran, voucher diskon, tracking penjualan, komplain/retur dan sebagainya. Bagian ini hanya bisa dilihat untuk admin dan pengunjung tidak akan dapat melihat tampilan halaman back end ini. Dibawah adalah contoh tampilan back end dari CMS Prestashop :


Terdapat  banyak jenis CMS untuk aplikasi ecommerce, secara umum terdapat 2 jenis golongan penggunaan yaitu toko online untuk skala kecil serta skala besar (banyak cabang, distributor, berbagai pembayaran mata uang). Contoh dari CMS untuk eCommerce antara lain : Magento, Wordpress dengan plugin WooCommerce, kemudian Opencart, OsCommerce, Drupal Commerce, AbanteCart, CubeCart, Open eShop, CS-Cart, Thelia 2, Zen Cart, TomatoCart serta Avactis

Berikut penjelasan singkat tentang beberapa CMS untuk toko online yang cukup populer

1. Magento: dengan jumlah hampir 21% dari 100,000 situs ecommerce yang teratas didunia dibuat memakai platform Magento, di mana Magento merupakan CMS ecommerce yang terbaik untuk digunakan pada saat ini. Keuntungan terbesar dari platform Magento adalah banyaknya jumlah plugin serta extensions yang tersedia dimana dapat menambah fungsi atau kemampuan tambahan, kemudahan untuk mendapatkan plugin yang dibuat oleh developer yang berpengalaman akan menekan biaya pengembangan serta pemeliharaan serendah mungkin.

Kelebihan :

  • Merupakan platform yang canggih dengan fungsi yang lengkap serta dapat dikustomisasi.
  • Tersedia  extensionnya dalam jumlah sangat banyak di pasaran
  • Terdapat komunitas yang sangat aktif yang dapat membantu melalui tutorials serta seputar permasalahan troubleshooting.
  • Memiliki fitur SEO yang lebih baik dibandingkan dengan kebanyakan platform CMS sejenisnya
  • Memiliki kemampuan sangat tinggi – tidak dibutuhkan lagi untuk melakukan upgrade dengan berganti ke platform lainnya untuk pengembangan di masa depan

Pertimbangan :

  • Membutuhkan ruang penyimpanan hardisk yang cukup besar untuk dapat beroperasi secara efisien pada kecepatan yang tinggi. Penggunaan server skala kecil dapat menyebabkan gangguan kecepatan atau masalah lainnya
  • Terlalu rumit untuk toko online skala kecil atau pemula (dalam hal ini tidak akan kita pilih untuk digunakan)

Alamat tautan untuk situs untuk CMS Magento :

https://magento.com/

Contoh tampilan front end dari CMS Magento :