Tutorial Linux (Bagian 6) - Command Line di Terminal Linux Ubuntu

Kamis, 26 Januari 2017 14:18:47 ,Oleh ,Dilihat : 1.219 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M

Terminal atau console di linux masih memegang peranan yang sangat penting dalam melakukan konfigurasi sistem, instalasi perangkat lunak serta driver tertentu di mana kadang kala tidak dapat dilakukan pada mode GUI (tampilan menggunakan desktop serta mouse). Terminal ini sejenis dengan command prompt yang terdapat pada Windows. Untuk masuk ke terminal atau konsol di linux, tekan bersamaan tombol CTRL ALT dan T.

Pada terminal akan di tampilkan :

stekom@simkuring

Artinya : terdapat user dengan nama stekom sedang login di komputer dengan nama simkuring. 

Contoh perintah command line di linux :

1. Mengetahui nama user yang sedang login :

who

2. Mengetahui nama komputer :

hostname

3. Melihat direktori aktif yang sedang digunakan :

pwd

4. Turun satu  level sub direktori :

cd ..

Sebagai contoh pada terminal diketikkan perintah cd .. sebanyak 2 kali. Pada perintah cd .. yang pertama, diikuti perintah pwd, maka akan ditampilkan direktori  /home. Pada perintah  cd .. yang kedua, diikuti perintah pwd, maka akan ditampilkan direktori  / (disebut dengan nama root)

5. Menampilkan isi direktori

ls                 atau               ls -l

6. Untuk masuk ke sub direktori, ketikkan perintah cd nama_direktori, contoh

cd home  (masuk ke direktori bernama home) 
Pada contoh di bawah, setelah perintah cd home, diikuti perintah pwd untuk menampilkan direktori aktif saat ini, kemudian diikuti perintah ls untuk menampilkan isi direktori. Selanjutnya dilanjutkan masuk ke direktori lebih dalam yaitu direktori stekom dengan perintah cd stekom, diikuti perintah pwd.

7. Berganti akun administrator.
Pada linux terdapat 2 tipe user yaitu user biasa dan administrator dengan nama root. Jika login sebagai user biasa, terminal konsol akan ditampilkan tanda $. User biasa hanya dapat menggunakan aplikasi saja, tidak dapat mengubah seting sistem seperti memasang driver, merubah IP address, merubah nama komputer, memasang aplikasi baru dan lainnya. Sedangkan user root dapat melakukan semua hal pada sistem seperti menambah user, memasang driver, memasang aplikasi, mengubah firewall dan seterusnya. Untuk masuk sebagai user root atau administrator ketikkan perintah :
sudo su
kemudian masukkan password administrator.
Ketika user root ini aktif, pada terminal konsol akan ditandai dengan tanda # (bukan $) serta user bernama root (pada contoh di sini root@simkuring)

Dengan user root aktif anda bebas melakukan konfigurasi sistem termasuk membuat direktori di manapun letaknya.

8. Membuat direktori

mkdir nama_direktori

contoh : 

mkdir data  (membuat folder bernama data)

Pada contoh di atas, perintah  mkdir data diikuti perintah ls untuk menampilkan direktori bernama data, diikuti perintah cd data untuk masuk ke sub direktori bernama data serta pwd untuk menampilkan direktori aktif pada saat ini.

9. Mengganti nama direktori :

mv nama_direktori_lama  nama_direktori_baru

contoh :

mv data data2 (sebelumnya anda harus keluar dari direktori data dengan perintah cd ..).

Kemudian ketikkan perintah ls untuk menampilkan isi direktori. Terlihat direktori data berubah nama menjadi data2.

10. Melihat sisa ukuran hardisk yang masih dapat digunakan :

df

Sebagai contoh pada kolom Mounted on terlihat partisi / memiliki sisa (Available) sebesar 1131400 MB (atau 1,13 GB) dari ukuran totalnya 5482960 MB (5,48 GB).

11. Melihat versi linux yang digunakan :

uname -a

Dari contoh terlihat versi kernel linux yang digunakan adalah 4.4.0-31 dengan distro linux jenis Ubuntu versi 14.04.1 dengan arsitektur 32 bit (i686) bukan versi linux 64 bit.

12. Mengetahui nama perintah di konsol dan kegunaannya.

Pada linux terdapat ribuan perintah terminal yang diawali dari huruf a sampai z serta angka 0 sampai 9. Sebagai contoh anda ingin mengetahui perintah yang diawali dengan huruf a, maka pada terminal ketikkan huruf a sekali diikuti dengan menekan tombol TAB sekali dimana akan diampilkan semua perintah yang diawali dengan huruf a. Untuk melanjutkan daftar perintah berikutnya tekan tombol spasi pada tampilan –More--

Sebagai contoh kita ingin melihat perintah a2p untuk keperluan apa serta bagaimana sintaks penggunaannya, maka kita ketikkan perintah  man nama_perintah  sebagai contoh :

man a2p
Pada terminal akan ditampilkan penjelasan lengkap dari perintah a2p yaitu Awk to Perl translator. Untuk menampilkan penjelasan berikutnya tekan tombol panah atas atau bawah. Untuk keluar dari manual atau penjelasan perintah tekan tombol Q