Tutorial Linux (Bagian 2) - Persiapan Instalasi Linux

Minggu, 08 Januari 2017 09:16:20 ,Oleh ,Dilihat : 902 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M 

Untuk menginstal linux dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan menginstal langsung pada partisi terpisah dengan sistem operasi Windows (dual boot sehingga bisa masuk ke Windows atau Linux secara terpisah). Kelebihan cara ini adalah lebih cepat kinerjanya serta merupakan cara instalasi yang sebenarnya (perangkat hardware akan bebar-benar bekerja/tidak menggunakan linux). Cara yang kedua adalah menggunakan emulator seperti VMware. Keuntungannya tidak ada resiko kehilangan data jika terjadi kesalahan proses instalasi linux, kerugiannya adalah Linux berjalan lebih lambat karena harus berbagi Memori RAM serta beban prosesor dengan sistem operasi Windows. Karena dipasang diemulator kinerjanya tidak mencerminkan 100% kondisi didunia nyata (lebih sesuai untuk pembelajaran saja).

Berikut cara Install Linux Ubuntu dual boot di Windows dengan flashdisk beserta gambarnya

A. Membuat boot disk menggunakan flashdisk

1. Unduh aplikasi rufus, dapat anda unduh menggunakan alamat tautan berikut :

https://rufus.akeo.ie/

2. Masukkan flashdisk (sebaiknya jangan berisi data karena akan terhapus isinya). Jalankan rufus, kemudian pada bagian ISO image, klik gambar icon DVD.


3. Kemudian arahkan ke lokasi file ISO linux yang telah diunduh sebelumnya, klik Open

4. Klik tombol Start untuk memulai proses pembuatan usb boot linux ubuntu.

B. Mempartisi ulang sistem operasi Windows agar dapat tampil dual boot :

1. Unduh Easus Partition Master versi gratis/personal menggunakan alamat berikut :

http://www.partition-tool.com/personal.htm

2. Instal sampai finish, kemudian jalankan Easus Partition Master, klik Launch Application


3. Akan muncul daftar partisi yang sudah ada sebelumnya pada windows, sebagai contoh kita pilih drive H dengan kapasitas 33.15GB dengan bagian yang tidak terpakai (Unused) sebesar 6.9 GB.


4. Klik kanan pada partisi yang diinginkan (contoh drive H), pilih Resize/Move partition


5. Kemudian arahkan kursor mouse ke bagian kiri dari ujung partisi, geser ke kiri sampai Unlocated Space After nya sekitar 7 GB lebih, kemudian klik OK


6. Klik tombol Apply


7. Komputer akan melakukan proses partisi ulang dengan melakukan restart. Klik tombol Yes


8. Jika berhasil (setelah restart), buka kembali untuk meyakinkan bahwa sudah terbentuk lokasi partisi yang tidak terpakai (Unllocated) sebesar (disarankan) 7 GB lebih.


C. Merubah urutan Boot Sequence di BIOS
1. Agar komputer langsung membaca boot USB Linux Ubuntu saat dinyalakan, maka perlu diubah urutan boot sequencenya di BIOS dengan cara menekan tombol F2 atau tombol DEL.

2. Pilih menu Boot, kemudian atur supaya drive USB ada diurutan pertama dengan menekan tombol + atau -
3. Simpan hasil seting dengan menekan tombol F10

Catatan :
Pada komputer generasi akhir atau Laptop, kita tidak perlu masuk ke BIOS untuk merubah urutan Boot Sequence nya, cukup dengan menekan tombol F12 untuk menampilkan kotak dialog Boot Menu


TOP