Cara bisnis Online Valas (Bagian 7) - Prinsip Cara Menggunakan Indikator Pivot Point

Senin, 19 Maret 2018 16:13:49 ,Oleh ,Dilihat : 211 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M.

    Pivot point adalah garis-garis yang dihitung berdasarkan pembukaan (Open), tinggi (High), rendah (Low), dan penutupan sesi perdagangan sebelumnya (Close). Pivot point ini dapat menggunakan periode harian, mingguan atau bulanan. Pivot point digunakan banyak trader, dealer dan bank sebagai batas pergerakan harga forex atau komoditas berjangka. 

Ada tujuh tingkat pivot  pada grafik:
  • Tingkat Pivot Dasar / Pivot Point (PP) - garis abu-abu, Ini adalah titik pivot tengah dan dasar pada grafik.
  • Resistance 1 (R1) - garis merah, Ini adalah level pivot pertama di atas level pivot dasar.
  • Resistance 2 (R2) -  garis merah, Ini adalah level pivot kedua di atas pivot point dasar, dan yang pertama di atas R1.
  • Resistance 3 (R3) -  garis merah, Ini adalah level pivot ketiga di atas pivot point dasar, dan yang pertama di atas R2
  • Support 1 (S1) - garis hijau, ini adalah level pivot pertama di bawah pivot dasar.
  • Support 2 (S2) - garis hijau, iniadalah level pivot kedua di bawah pivot dasar dan yang pertama di bawah S1.
  • Support 3 (S3) - garis hijau, ini adalah tingkat pivot ketiga di bawah pivot dasar, dan tingkat bawah di bawah S2.

    Bila Anda menambahkan tujuh tingkat pivot, Anda akan melihat lima garis horizontal sejajar pada grafik. Pada area Resistance merupakan suatu area dimana harga sudah cukup tinggi, di mana biasanya para pemain valas atau komoditas berjangka mulai melakukan aksi jual, biasanya area R2 serta R3 dari pivot bulanan.

    Pada area Support merupakan suatu area dimana harga sudah cukup rendah, di mana biasanya para pemain valas atau komoditas berjangka mulai melakukan aksi beli, biasanya area S2 serta S3 dari pivot bulanan. Posisi jual atau beli ini dapat dilakukan dengan cara pending order (posisi buy atau sell akan dieksekusi ketika harga melewati level yang diinginkan, jadi tidak perlu terus menunggu posisi harga menyentuh level beli atau jual  yang diinginkan).

    Untuk dapat menggunakan pivot point sebagai alat bantu trading, maka kita membutuhkan indikator pivot point yang bernama Erick's Pivot. Cara instalasinya dapat anda baca pada bagian ke enam dari materi Cara bisnis Online Valas. Berikut langkah memasang indikator pivot mode bulanan :

1. Buka jendela navigasi (tekan tombol CTRL dan N bersamaan)

2. Pilih Erick Pivot (1), tabulasi Input (2), pada TimePeriod pilih 1 Month (3), kemudian tekan OK (4)

3. Sampai di sini kita sudah berhasil memasang indikator  pivot mode monthly (bulanan)

4. Untuk menampilkan area buy atau sell (rekomendasi posisi jual atau beli), atur konfigurasi indikator dengan cara pilih menu Chart(1), kemudian List Indicator (2).


5. Pilih  indikator yang ingin dirubah  setingnya, kemudian pilih Ubah

6. Pilih tabulasi Input,  kemudian pada baris PlotZone pilih True, kemudian tekan tombol OK

7. Maka pada layar Metatrader 4 akan muncul area berwarna pink yang terletak antara R2 dan R3 yang merupakan area jual (Sell) serta area berwarna hijau yang terletak antara S2 dan S3 yang merupakan area beli (Buy).

8. Untuk melakukan Pending order posisi Jual/Sell, lihat garis pivot R3 (lebih dianjurkan) atau R2. Lihat, harga R3 adalah 1.2803 dan harga R2 adalah 1.2675


9. Buka transaksi Jual dengan memilih menu Peralatan, kemudian Order Baru


10.  Pada volume isikan volume transaksi misalnya 0.01 lot (per 200 USD disarankan 0.01 lot, jika dana kita besar misalnya 2000 USD, maka dapat kita atur volumenya sekitar 0.05 sampai 0.1 lot), pada tipe pilih Order Tunda(langkah 2),  pada tipe Order Tunda pilih Sell Limit(langkah 3), pada opsi harga isikan garis R3 (langkah 4) misalnya 1.2803 (atau R2). Kemudian klik tombol Pasang (langkah 5).

11. Order pending sell akan diantrikan ke server, seperti yang Anda lihat pada urutan order beli/jual terminal bagian paling bawah, dan akan tereksekusi jika harga menembus harga yang sudah dipesan (dalam hal ini garis R3), bisa jadi tertembus bulan depan, atau 2 bulan ke depan atau bahkan tidak sama sekali. Oleh karena itu kita juga sekaligus memasang pending order Buy di S2 atau S3.