Tutorial Membuat Website (Bagian 1) - Pengantar Domain dan Hosting

Kamis, 18 Agustus 2016 07:33:48 ,Oleh ,Dilihat : 1.566 x

Diasuh oleh :  Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M

Kebutuhan akan sebuah website pada saat ini sudah tidak terhindarkan lagi. Pada jaman dahulu, orang cukup puas dengan hanya memiliki alamat email. Kemudian berkembang lagi dengan memiliki blog seperti blogger.com  atau wordpress.com, hingga pada akhirnya berujung pada sebuah website dengan alamat domain tersendiri. Biaya pembuatan website dengan alamat domain pilihan kita serta hosting berkisar mulai dari 150 ribu rupiah per tahun. Anda akan memiliki sebuah situs keren serta email pribadi, (tidak ada label gmail, yahoo, hotmail, yandex dan sebagainya). Situs yang anda buat sudah dapat digunakan untuk website pribadi, sekolah, kampus, UKM serta toko online. Diharapkan setelah mengikuti tutorial dari STEKOM ini, anda akan memiliki kemampuan seorang webmaster (membuat, merawat, memperbaiki serta Optimasi Mesin Pencari/SEO untuk sekolah, perusahaan, kampus ataupun usaha toko online tahap awal).

     Pada saat anda mengakses jaringan internet, tentunya sudah tidak asing lagi mendengar nama-nama seperti Google, Facebook, Kaskus, Instagram atau Wikipedia. Sebagai contoh untuk mengakses mesin pencari Google, anda akan menuliskan alamat http://www.google.com yang disebut sebagai Uniform Resource Locator (URL) atau alamat internet, di mana google.com adalah nama sebuah domain serta Google adalah nama sebuah perusahaan. Domain merupakan bagian dari sebuah alamat internet. Alamat internet atau URL berfungsi sebagai referensi ke sumber daya web server yang menentukan lokasinya pada jaringan komputer. Sebenarnya alamat ini berupa sederetan angka yang disebut sebagai alamat IP (Internet Protocol). Antara komputer satu dengan komputer lainnya berkomunikasi pada jaringan internet menggunakan alamat berupa angka. Oleh karena manusia lebih mudah mengingat nama dibandingkan dengan angka, maka diciptakanlah sistem domain yang menggunakan sistem nama sebagai pengganti alamat angka yang dikenal dengan nama Domain Name System (DNS).

Sebuah domain selalu mengandung Top Level Domain (TLD) seperti .com, .net, .org, .gov, .edu, .mil serta .id. Top Level Domain merupakan akhiran dari sebuah nama domain yang menunjukkan pemilik dengan tingkatan tertinggi dari domain tersebut serta kategori dari domain. 

Kategori dari Top Level Domain :

Top Level domain ditandai dengan menggunakan akhiran dimulai dari 2 huruf sebagai penanda dari kategori sebuah domain. Secara umum berikut tipe dari TLD yang sering muncul di jaringan internet :

1.  generic top-level domains (gTLD)

  • .com digunakan untuk keperluan komersial. Saat ini boleh digunakan oleh siapa saja tanpa perlengkapan syarat dokumen administrasi.
  • .edu, digunakan untuk institusi pendidikan pasca SMA yang diakreditasi oleh departemen pendidikan Amerika.
  • .net, pada awalnya digunakan untuk keperluan internet seperti perusahaan penyedia jasa layanan internet serta telekomunikasi. Saat ini boleh digunakan oleh siapa saja tanpa perlengkapan syarat administrasi.
  • .org, pada awalnya digunakan untuk keperluan organisasi. Saat ini boleh digunakan oleh siapa saja tanpa perlengkapan syarat dokumen administrasi.
  • .gov, digunakan untuk layanan umum administrasi pemerintahan di negara Amerika.
  • .mil : digunakan untuk keperluan lembaga militer di negara Amerika.
2. Domain Indonesia:
Merupakan Top Level Domain yang mewakili negara Indonesia di bawah wewenang Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (disingkat PANDI). Situs resmi dari PANDI :

Sumber : pandi.id
  • .ac.id : digunakan bagi lingkungan organisasi akademik perguruan tinggi dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, SK Pendirian Lembaga Kemdikbud/Kementerian Teknis Lainnya, Akta Notaris Pendirian Lembaga/SK Rektor/Pimpinan Lembaga, Surat Kuasa Pimpinan Lembaga mengenai pendaftaran nama domain .ID.
  • .co.id : digunakan untuk organisasi komersial yang pada ketentuan dan kebijakan selanjutnya hanya diperuntukan bagi perusahaan dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, SIUP, NPWP serta surat bukti kepemilikan merk atau hak paten jika ada.
  • .desa.id digunakan bagi pemerintahan desa dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, Surat Permohonan Pendaftaran Nama Domain yang ditanda-tangani oleh Kepala Desa atau Sekretaris Desa.
  • .or.id : digunakan bagi organisasi selain sekolah, perguruan tinggi, militer atau pemerintahan dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP , Akte Yayasan atau Organisasi  serta Kartu Identitas Penanggung Jawab (KTP / SIM / Passpor)
  • .net.id : digunakan bagi organisasi pemegang Izin Penyelenggara jasa telekomunikasi dengan KTP, kelengkapan persyaratan administrasi berupa surat izin usaha telekomunikasi (ISP, Telco, Seluler, VSAT, dsb).
  • .web.id : digunakan bagi personal dan organisasi dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • .sch.id : digunakan bagi organisasi sekolah TK, SD, SMP, SMA atau yang setara dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, SK Depdibud Pendirian Lembaga, Kartu Identitas Penerima Kuasa (KTP/ SIM/ Pasport), Surat Kuasa dari Pejabat Tertinggi Lembaga Pendidikan tentang Pendaftar Domain.
  • .go.id : digunakan khusus bagi instansi pemerintah dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, Surat Permohonan dari Sekut/Sekjen/Sekmen untuk Pemerintah Pusat atau Sekdaprov/Sekda untuk Pemda (sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika yang berlaku), Surat Kuasa.
  • .mil.id : digunakan bagi kalangan militer dengan kelengkapan persyaratan administrasi berupa KTP, Surat Permohonan minimal dari pimpinan instansi militer yang mengajukan, Surat Kuasa.
  • .war.net.id, digunakan bagi warung internet dengan kelengkapan persyaratan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

3. Sponsored top-level domain (sTLD)

  • .aero, digunakan oleh situs industri transportasi udara.
  • .asia, digunakan untuk situs perusahaan, organisasi serta perorangan diwilayah  Asia-Pacific.
  • .cat , digunakan untuk situs komunitas linguistik dan budaya Catalan.
  • .coop  digunakan untuk situs asosiasi koperasi.
  • .int digunakan oleh organisasi perjanjian internasional antara pemerintah. Disponsori oleh IANA.
  • .jobs digunakan untuk manajer sumber daya Masyarakat untuk manajemen sumber daya manusia.
  • .mobi digunakan untuk penyedia dan konsumen produk layanan mobile.
  • .museum digunakan untuk Asosiasi Manajemen Domain Museum.
  • .post, digunakan untuk layanan umum pos, disponsori oleh Universal Postal Union.
  • .tel, untuk bisnis dan individu untuk mempublikasikan data kontak, disponsori  oleh Telnic Ltd.
  • .travel digunakan untuk organisasi travel, penerbangan, pelaku bisnis perhotelan , biro pariwisata, dan lain-lain, disponsori oleh Tralliance Corporation
  • .xxx , digunakan untuk keperluan situs pornografi.

4. country code top-level domains (ccTLD), merupakan domain yang dengan ekstensi suatu negara,  contoh :

  • .id top level domain negara Indonesia 
  • .ru top level domain negara Rusia
  • .my top level domain negara Malaysia 
  • .sg top level domain negara Singapura
  • .au top level domain negara Australia
  • .ph top level domain negara Filipina
  • .cn top level domain negara China
  • .jp top level domain negara Jepang
  • .uk top level domain negara Inggris
  • .ca top level domain negara Kanada


Sumber : Oxford Internet Institute

Web Hosting :

Adalah jasa layanan untuk lokasi penyimpanan serta perawatan file milik dari perseorangan atau organisasi agar dapat diakses melalui jaringan internet. File ini disimpan di komputer khusus yang disebut server hosting. File yang disimpan berupa format HTML, PHP, gambar, lagu, video serta bentuk format lainnya, yang akan ditampilkan kepada pengunjung. Agar pengunjung dapat mengakses file ini, mereka membutuhkan suatu alamat URL yang memiliki nama domain. Nama domain dapat dipesan pada perusahaan penyedia layanan hosting.

Materi berikutnya :

2. Cara Memilih Hosting yang Baik

TOP