Tutorial Linux (Bagian 7) - Editor Teks di Linux Ubuntu

Jumat, 27 Januari 2017 15:26:19 ,Oleh ,Dilihat : 895 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M

Ada kalanya kita harus mengedit sebuah file konfigurasi tertentu menggunakan editor khusus terminal. Hal ini biasa dilakukan jika linux yang dipasang berupa versi server di mana tidak terdapat fasilitas tampilan GUI (ada desktop, icon, taskbar serta penggunaan mouse), jadi hanya menggunakan interface berupa text yang dijalankan menggunakan perintah command line. Salah satu editor yang paling terkenal adalah pico. Untuk menjalankan pico, buka terminal dengan menekan 3 tombol bersamaaan yaitu CTRL ALT dan T kemudian ketikkan : pico diikuti dengan menekan tombol enter. Untuk belajar melakukan editing  text, ketikkan tulisan atau kalimat menggunakan editor pico. 


Setelah itu simpan dengan menekan tombol CTRL dan O. Ketika muncul tulisan File Name to Write : isikan nama file untuk disimpan, misalnya belajar-pico.txt diikuti dengan menekan tombol enter. Setelah itu keluar dari editor pico dengan menekan tombol CTRL dan X.

Untuk menampilkan isi dari file belajar-pico.txt, ketikkan perintah :

cat  belajar-pico.txt

atau dibuka kembali menggunakan editor pico :

pico belajar-pico.txt



Editor G-EDIT
Pada versi linux desktop, editor yang dapat digunakan adalah gedit yang tidak tersedia pada versi linux server. Untuk menggunakan editor G-edit, ketikkan perintah gedit pada terminal. Kemudian ketikkan beberapa kalimat atau kata. Lakukan penyimpanan dengan memilih tombol save kemudian  beri nama belajar-gedit.txt pada isian Name. Arahkan direktori penyimpanan dengan nama Documents. Kemudian tekan tombol Save.

Contoh penggunaan editor teks
Ketika anda menginstall linux bersamaan dengan Windows, akan muncul tampilan boot loader berupa GRUB di mana terdapat opsi boot untuk masuk ke sistem operasi. Secara default sistem operasi linux akan dipilih menjadi urutan pertama, sedangkan sistem operasi Windows akan menjadi urutan setelahnya. Untuk mengubah default sistem operasi kembali menjadi Windows, lakukan editing file grub yang tersimpan di direktori /etc/default/grub, berikut langkah-langkahnya :
1. Masuk sebagai administrator sistem yaitu root
sudo su
kemudian masukkan password administrator dari linux.

2. Edit isi file /etc/default/grub :
pico /etc/default/grub 
atau 
gedit /etc/default/grub 
3. Ubah  baris 
GRUB_DEFAULT=0
menjadi urutan ke empat 
GRUB_DEFAULT=4

(di mana urutan ke 5 pada contoh di sini adalah Windows 7 (loader) on /dev/sda1.
Urutan nomer ini tergantung pada tampilan grub di komputer anda masing-masing).