Tutorial Linux (Bagian 3) - Cara Instalasi Linux Ubuntu

Senin, 09 Januari 2017 07:55:54 ,Oleh ,Dilihat : 1.071 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M 

Setelah boot sequence selesai diubah maka tahapan selanjutnya adalah melakukan instalasi linux Ubuntu dari media USB / Flashdisk.Proses instalasi ini berjalan sekitar 15 menit sampai 1 jam lebih tergantung jumlah RAM yang tersedia pada komputer. Berikut langkah instalasi inux Ubuntu :

1. Beberapa saat setelah proses booting berjalan, akan sampai pada tampilan dialog Welcome, anda bisa memilih bahasa untuk instalasi seperti Bahasa Indonesia atau English. Klik Install Ubuntu


2. Pada kotak dialog Install terdapat opsi koneksi jaringan melalui ethernet LAN atau Wireless, pilih Connect to this network, kemudian klik tombol Continue


3. Muncul dialog Preparing to install Ubuntu, klik tombol Continue


4. Pada kotak dialog Installation type, pilih opsi Something else untuk melakukan partisi secara manual, klik tombol Continue


5. Tampilan selanjutnya dari kotak dialog Installation type, pilih pada bagian free space (di Windows dinamakan unllocated space), klik tombol tanda plus + untuk membuat partisi yang baru.


6. Muncul kotak dialog Create partition

Pada contoh instalasi di sini, total partisi free space nya 5713 MB, kita akan membuat partisi root (/) yang berfungsi untuk tempat instalasi sistem operasi linux. Di linux tidak dikenal istilah drive C, D, E, F dan seterusnya, jadi hanya dikenal dengan nama / (disebut dengan nama : root)


  • Pada Size diisikan 4713 MB (dari total 5713 MB)
  • Type for the new partition : boleh Primary atau Logical
  • Location for the new partition : sebagai contoh dipilih Beginning of this space (dipilih posisi bagian awal dari partisi)
  • Use as : pilih Ext4 journaling file system
  • Mount point : harus dipilih  /

Kemudian klik OK

7. Pilih kembali bagian Free space (terlihat berkurang dari 5713 MB menjadi 995 MB) , kemudian klik tanda + untuk membuat partisi berikutnya.


8. Kemudian kita akan membuat partisi swap yang berfungsi untuk sebagai virtual memori / RAM buatan yang terbuat dari partisi hardisk untuk mengantisipasi kekurangan ukuran RAM utama. Pada instalasi contoh disini Laptop yang digunakan memiliki ukuran RAM 4GB, jadi tidak terlalu banyak membutuhkan ukuran swap yang besar, cukup dibuat kurang 1 GB. Jika RAM anda berukuran 2GB maka disarankan membuat partisi swap sebesar 2 GB.


  • Pada Size diisikan 995 MB 
  • Type for the new partition : boleh Primary atau Logical
  • Location for the new partition : sebagai contoh dipilih End of this space (dipilih posisi bagian akhir dari partisi karena partisi yang pertama sudah menempati Beginning of this space)
  • Use as : pilih swap area

Kemudian klik OK

9. Jika semuanya lancar akan terbentuk 2 buah partisi baru yaitu partisi Ext4 yang memiliki mount point / (disebut root) serta partisi swap yang tidak memiliki mount point. Klik tombol Install Now untuk melanjutkan.


10. Pada kotak dialog Write the changes to disks ?, klik tombol Continue