Cara Mengatur Group Policy (GPEDIT.MSC) di Windows

Senin, 13 Maret 2017 13:10:23 ,Oleh ,Dilihat : 3.120 x

Diasuh oleh Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M

Pernahkah Anda mendengar istilah Group Policy pada Windows? Sebagian dari kita mungkin ada yang belum mengetahui apakah fungsi dari Group Policy, serta bagaimana mengaksesnya karena fungsi ini tersembunyi dan tidak ada untuk akses menunya. 

Group Policy adalah sebuah alat bantu yang dapat digunakan untuk mengatur keamanan dan beberapa kebijakan lainnya di dalam platform Microsoft Windows. Alat bantu ini dapat digunakan untuk memperketat konfigurasi keamanan dalam sistem-sistem yang menjalankan sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, maupun Windows Server 2008. Group Policy telah terintegrasi dengan layanan direktori Active Directory untuk menyederhanakan konfigurasi dan manajemen sistem-sistem melalui jaringan yang luas, dan mencakup beberapa pilihan konfigurasi metode autentikasi, pengauditan sistem, pencatatan kejadian, pengaturan password, pengaksesan registry, enkripsi IPSec, dan masih banyak konfigurasi lainnya. Pengaturan Group Policy ini menggunakan perintah gpedit.msc

Cara mengakses Group Policy : tekan tombol dengan logo Windows dan R bersamaan, kemudian ketikkan : gpedit.msc kemudian klik tombol OK

Jika benar akan muncul tampilan jendela Local Group Policy Editor

 Agar lebih jelas, akan kita gunakan contoh sebagai berikut :

1. Menyembunyikan/ hidden drive (misal: C, D, E )

Klik User Configuration –> Administrative Template — >Windows Component –>klik 2 kali Windows Explorer 


Klik 2 kali Hide these spesified drives in My Computer


Kemudian pilih opsi Enabled, pada Options misalnya kita pilih Restrict drive D only untuk menyembunyikan drive D, klik tombol OK

Tutup Windows explorer anda, kemudian panggil ulang, jika berhasil drive D akan menghilang dari tampilan Windows Explorer


Untuk mengembalikan ke seting semula, ulangi langkah di atas, kemudian pada  pilih opsi pilih Not Configured,  klik tombol OK


2. Cara menutup Akses pada Drive (misal: C, D, E)

Cara ini hampir sama seperti yang pertama, bedanya pada cara di atas drive yang dilarang untuk diakses disembunyikan, sedang pada cara yang ke dua drivenya ditampilkan (muncul drive D) tetapi tidak dapat diakses yang ditandai dengan munculnya kotak dialog Restrictions


Caranya :

User Configuration –>  Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Prevent Access to drive from My Computer


3. Cara menutup Akses program run

User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu And Taskbar –> Remove Run menu from Start Menu

hasil seting ketika Anda menekan tombol Windows dan huruf R


4. Cara menutup Akses regedit (registry editor)

User Configuration –> Administrative Template –> System –> Prevent access to registry editing tools

5. Cara menutup Akses klik kanan pada desktop

User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Remove Windows Explorer’s default context menu

6. Cara menutup Akses manage pada My Computer

User Configuration –>  Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Hides the Manage item on the windows explorer context menu

Hasil seting : menu Manage menjadi hilang


7. Cara mendisable task manager/ Lock Computer/Change Password/ Log Off : 

User Configuration –> Administrative Template –> System –> Ctrl + Alt + Del Option Kemudian ada 4 pilihan : Remove Task Manager, Remove Lock computer, Remove Change Password, Remove Log Off

8. Cara mendisable Autoplay (untuk mengurangi resiko penyebaran Virus)

User Configuration –> Administrative Template –> System –> Turn Of Autoplay –> pilih drive

9. Cara menghapus history

User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Clear history of recently documents on exit

10. Cara menghapus LogOff dari start menu

User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Remove Logoff  on the start menu

Hasil seting : menu Log off menjadi tidak aktif


11. Cara mengubah default browser (jika lebih dari 1 browser)

User Configuration –> Administrative Template –> Windows Components –> Internet Explorer –> Disable Changing default browser check

Untuk fungsi pembatasan yang lain dapat Anda coba sendiri.

TOP