Tutorial Membuat Website (Bagian 4) - Cara Menggunakan cPanel

Sabtu, 20 Agustus 2016 10:36:08 ,Oleh ,Dilihat : 970 x

Diasuh oleh :  Dr. Ir. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, M.M     

cPanel adalah kontrol panel dari web hosting dengan jenis server linux menggunakan tampilan antarmuka berbentuk grafis serta peralatan otomatis yang dirancang untuk menyederhanakan proses hosting dari pembuatan sebuah website. Akses dari cPanel menggunakan penjelajah web seperti Mozilla Firefox, Google Chrome serta Internet Explorer.

Untuk masuk menuju cPanel biasanya digunakan format alamat :

http://namadomain/cpanel atau

http://namadomain:2082

Contoh :

http://kuliah-gratis.com/cpanel atau

http://kuliahgratis.com:2082

Kemudian masukkan Username dan Password yang diberikan provider webhosting yang dikirimkan melalui email anda, selanjutnya tekan tombol Log in.


Selanjutnya akan ditampilkan halaman utama dari cPanel seperti gambar pada bagian bawah .


Grup Menu cPanel di Server Hosting Linux :

a) Stats, berfungsi menampilkan statistik dari server hosting seperti nama domain, home directory, alamat IP saat login terakhir, tingkat penggunaan CPU, virtual memori, memori fisik, bandwith bulanan, jumlah database MySQL yang ada, yang diperlihatkan pada gambar di atas.

b) Preferences, berfungsi mengatur password, mengubah data penyewa domain, merubah tema tampilan, bahasa, shortcut serta tutorial penggunaan dari Cpanel.


c) Mail, berfungsi untuk manajemen email seperti pembuatan akun, alias, forwarders, autoresponder, mailing list, otentifikasi email, memblokir email spam, antarmuka webmail untuk membaca email, seting lokasi server email melalui MX entry serta kalender dan daftar kontak pengguna.


d) Files, berfungsi untuk manajemen file seperti mengunggah file, mengunduh, melakukan kompresi, mengekstrak kompresi, menamai ulang, menghapus serta memindahkan file menggunakan file manager, pembuatan akun FTP, memonitor jumlah penggunaan tiap direktori, melakukan backup file beserta database serta pengaturan sesi FTP.


e) Logs, menampilkan statistik pengunjung, catatan penggunaan bandwith harian dan bulanan, analisa web dan FTP, catatan kesalahan pada server, statistik halaman web, detil penggunaan sumber daya dari server.



f) Security, untuk mengatur hak akses pada web seperti memberikan password pada direktori tertentu, mencegah situs lainnya mengambil tautan dari web pada server hosting, memblokir sejumlah alamat IP tertentu (misalnya ada seseorang yang jail yang mencoba melakukan hacking/cracking dari catatan logs hosting).

g) Domains, digunakan untuk memanajemen domain seperti membuat sub domain, menambahkan domain parkir, menambahkan domain baru agar dapat menggunakan ruang hosting yang sama dengan direktori yang berbeda, mengatur ulang letak server hosting menggunakan editor DNS.


i) Databases, digunakan untuk manajemen database seperti membuat, menghapus, mengubah, membuat user serta pengaturan hak akses pada database serta melakukan backup database.


j) Software and Services, menampilkan konfigurasi modul webserver seperti CGI, Perl, ImageMagick PHP, pengaturan versi PHP yang akan digunakan agar sesuai dengan versi aplikasi CMS yang digunakan.

k) Advanced, digunakan untuk pengaturan lebih lanjut dari modul web server apache, menjadwal tugas secara otomatis, mengatur file web dan gambar serta peralatan untuk memonitor jaringan.

l) Softaculous Apps Installer, berfungsi untuk melakukan instalasi secara otomatis aplikasi CMS seperti Joomla, Wordpress, Opencart tanpa harus membuat database, membuat user database, prefik untuk tabel berkat pengunaan script khusus.



TOP